Jadi beberapa waktu yang lalu, saya lagi dibuat pusing karena bocah kesayangan sedang sakit gigi. Sekarang sih sudah agak membaik jadi ingin shiring tipi-tipis, semoga sharing ku ini bisa memberikan informasi buat para mommies cantik diluar sana yang kebetulan memiliki masalah yang sama.
Awalnya sekitar sebulan setengah yang lalu, anakku mulai mengeluhkan giginya yang sakit. Biasanya dia jarang mengeluhkan rasa sakitnya kecuali rasa sakit itu sudah benar-benar mengganggu. Gigi seri depannya memang sudah agak geripis dari lama, tapi masih dalam lingkup mahkota gigi, jadi selama ini tidak pernah mengganggu, tapi dilihat lebih detail, di gigi gerahamnya seperti sudah agak bercoak dan kecokelatan, mungkin dari sana infeksi dan rasa sakit berasal.
Saat itu penanganannya hanya sering sikat gigi dan sebelum tidur diusahakan selalu sikat gigi lagi. Dan saat sakitnya meradang, saya buatkan air garam untuk dikumur-kumur. Selang dua mingguan rasa sakitnya sepertinya semakin menjadi dan membuat si bocah meringis-ringis kesakitan dan susah makan, akhirnya saya coba menggunakan aplikasi medis online karena untuk ke dokter gigi belum memungkinkan.
Setelah konsultasi medis online, kami diberikan resep ibuprofen dan satu obat lagi yang sepertinya antibiotik. Kami beli semua menggunakan sistem online. Dan begitu obat datang langsung saya minumkan ke anak. Meski setiap hari tidak pernah terlewat minum obat, tapi nampaknya belum ada perbaikan signifikan. Memang sih obat minum seperti itu kan hanya penanganan sementara, penanganan sebenarnya infeksi pada gigi harus diperbaiki secara menyeluruh. Selama pengobatan, anakku masih sangat susah makan, setiap makan sampai hampir selalu menangis. Sudah dibuatkan bubur, tapi anakku paling anti makan bubur instan, padahal saya sudah merogoh kocek 200ribu lebih untuk stock bubur bayi bb booster bersama butter dan unsalted cheese nya, tapi ketika sudah jadi, bubur hanya dibuang-buang saja karena anak tidak doyan. Akhirnya setiap makan saya beralih lagi dengan membuat nasi lembek dan mengulek-ulek sampai halus nasi nya dan lauk-pauknya menggunakan yang bertekstur lembut atau saya kunyah sedikit dulu. Baru anak bisa makan dengan porsi yang lumayan.
Dan ketika obat habis, ternyata permasalahan masih tidak juga selesai, berangkatlan kami ke sebuah klinik gigi yaitu Fyn's Dental Care yang letaknya tidak jauh dari domisili kami, letak dari klinik gigi ini ada di sekitar Pasar Tambun. Tapi di google lebih dikenal dengan nama Rumah Gigi Sehat. Saya pilih klinik ini, karena dari segi ruangan sangat cute interiornya dan ada mini playground nya pula, jadi ketika saya tunjukkan foto-fotonya, anak saya pun ingin pergi ke klinik tersebut. Jadi untuk memancing anak agar mau pergi ke klinik gigi, khususnya anak saya, adalah memancingnya dengan visual klinik yang kids friendly dan cute interior, dijamin malah anak saya yang minta buru-buru pergi kesana.
Sesampainya disana kami langsung konsultasi dan menurut dokter, yang perlu perawatan adalah gigi geraham saja, karena sepertinya sudah infeksi lama jika dilihat dari bengkaknya gusi. "Duh kasihan sekali bocilku selama ini gusinya bengkak ternyata, walau tidak terlalu kentara, tapi efeknya sampai tidak mau makan terus-terusan". Nah untuk gigi seri depan yang geripis, tidak perlu ada perawatan apapun karena kata dokter tidak menimbulkan infeksi.
Selama tindakan anakku anteng dan tidak drama sama sekali, mungkin karena selama ini selalu menonton edukasi dokter gigi di channel baby bus dan semaamnya, dan sering praktik bohongan juga baik sebagai dokter maupun pasien, jadi ketika ke dokter gigi untuk pertama kali, dianya sendiri sudah merasa familiar. Selesai tindakan, dokter memuji anakku dengan pemberani, dan tidak suka mengeluh ketika gigi dibersihkan, alhamdulillah, anakku senang sekali dan tibalah saat yang dia tunggu-tunggu yaitu bermain di mini playgound nya...









