Lebaran tiba! Saatnya silaturahmi dan sungkeman ke keluarga besar, sanak family dan teman-teman. Sambil silaturahmi, biasanya kita disuguhi beraneka macam hidangan. Yah namanya juga dalam suasana perayaan, masakan yang mengandung lemak dan kolesterol dengan rasa pedas aduhai, cemilan-cemilan manis yang mengandung banyak gula, juga minuman bersoda menjadi berlimpah menggoda iman hehe... Sayangnya, jika kita menuruti saja keinginan dendam (setelah melewati waktu sebulan berpuasa) maka pola makan bisa jadi tak terkendali, sehingga akan berpengaruh buruk pada tubuh kita. Ujung-ujungnya, mulai berdatanganlah penyakit2 seperti perut mulas, diare, tekanan gula darah menjadi tinggi dan yang paling mengerikan adalah..................kenaikan berat badan!!!
Afdholnya, setelah 1-2 hari menerima tawaran tak terelakkan yang membuat si perut bergembira ria, esoknya kita melaksanakan sunnah Nabi saw yaitu Puasa Syawal selama 6 hari. Sehingga kebiasaan puasa Ramadhan tidak bablas hilang begitu saja. Selanjutnya konsumsilah makanan sehat yang mengandung karbohidrat 50 persen seperti nasi beras merah, roti atau kentang, protein 20 persen seperti lauk hewani dan nabati, ditambah sayuran dan buah. Kalau tidak suka nasi merah, nasi putih tidak apa-apa.
Lebih baik mengkonsumsi makanan dengan
porsi kecil tetapi sering, daripada makan
sekaligus dengan porsi banyak. Lalu satu hal yang tidak boleh dilupakan,
berolahraga secara teratur minimal 30 menit sehari, mungkin kebiasaan ini kadang menjadi terlupakan atau terhenti sama sekali selama menjalankan puasa, maka setelah ibadah puasa selesai kita aktifkan lagi kegiatan rutin berolahraga tersebut. Bagi yang merasa sulit untuk meluangkan waktu atau kesulitan dalam "mendirikan niat", maka cukup berolahraga
dengan jalan cepat atau jalan seperti biasa saja, yang penting bisa
membakar kalori dalam tubuh. Dengan rutin melakukan ini, maka tubuh akan tetap sehat, terhindar dari penyakit dan pastinya berat
badan tidak akan bertambah drastis pasca lebaran hohoho...
Selamat menjalankan!








